Cerita Hot Dewasa ¦ Koleksi Foto Hot ¦ Indo Hot XXX

Indo Hot XXX

Cerita Sek Nikmatnya Muncrat Dimuka

Cerita Sek Nikmatnya Muncrat Dimuka

Cerita Sek Nikmatnya Muncrat Dimuka, Bugil Indonesia, Bugil Telanjang, Cerita Panas, Cerita Sek Kenikmatan Majikan Semok, Cerita Seks, Cerita Sex, Cerita Sex Dewasa, Cerita Sex Dewasa Memek Pembantu, Cerita Sex Jual Diri Demi Ortu, Cerita Sex Kenangan Tak Terlupakan, Cerita Sex Sedarah, Foto Bokep, Foto Bugil Indonesia, Foto Hot, Foto Selfie, Foto Sex Xxx, Foto Telanjang, Inesh Melan, kisah bokep, Photo Bugil, selingkuh teranyar 2020, tante abg, Telanjang Indo, Xxx Hot Sex

Aku memiliki teman cowok di perusahaan swasta tugasnya ialah menemui klien andai ada klien yang mohon penjelasan dari penawaran yang kantor berikan, hari Jumat seringkali telpon sepi namun pukul 09.30 pagi tadi terdapat telpon dari di antara klien guna diberi penjelasan tentang penawaran yang kami berikan.

Sekitar jam 11.00 tiba-tiba datang seorang cewek, dia ialah Bella, kami tahu dia ialah pacarnya Antonius. Kami persilahkan Bella guna masuk dan menantikan Antonius yang sedang terdapat dinas keluar. Bella pun bilang bila memang diajak Antoius untuk menantikan dikantor.

Bella waktu tersebut baru kembali dari kantornya yang jaraknya tidak terlampau jauh dari kantor kami. Kami berempat berbincang-bincang diruang tengah. Bella duduk di kursi meja kantor Antoius. Bella mengenakan blazer warna abu-abu dengan rok span diatas lutut. Cantik.

pkv game

Dari postur tubuhnya boleh dipastikan semua laki-laki yang melihatnya tentu akan tergiur guna mencicipinya. Bella, 22 tahun, memiliki tinggi tidak cukup lebih 165 cm, 47 kg dan memakai bra ukuran (kira-kira) 34c, dan kulitnya putih. Dengan wajah layaknya cewek kantoran.

Sekitar jam 12.25 tiba-tiba Antoius telepon kantor memberi kabar bila 2 roda belakang mobil yang digunakan mengalami kebocoran di jalan sebenarnya posisi dia terdapat di lokasi yang jauh dari pemukiman dan belum hingga ke lokasi calon klien. Dia mengupayakan untuk menggali tempat tambal ban di sekitar situ. Antoius pun sempat bebincang dengan Bella guna sabar menunggu.

Kami juga meneruskan pembicaraan kami berempat. Dengan berkelakar kami pun menggoda Bella dengan cerita-cerita tentang hubungan dia dengan Antoius. Diluar tampak mulai mendung. Dan benar saja tidak sejumlah lama kemudia turun hujan. Aku mengupayakan menghubungi HP Antonius, dia masih menggali tempat tambal ban dan kehujanan juga. Kami teruskan pembicaraan.

“Bella, gimana “punya” Antoius, gede nggak?”, tanya Indra menanyakan sesuatu yang menciptakan merah padam muka Bella.

“Ah…mas Indra…tanyanya kok gitu…rahasia dong”, jawab Bella malu-malu.

“Gedean mana kalo sama punya Pak Redi ….”, tanya Indra sambil melafalkan namaku.

“Ah….mas Indra…”, jawab Bella lagi.

Pembicaraan seperti tersebut pun terus berlanjut. Kami semakin memojokkan Bella dengan pertanyaan-pertanyaan menjurus sex. Kami pun tahu bila Bella telah sering bersangkutan badan dengan Antonius dari kisah Antonius sendiri. Dan urusan itupun tidak kami tutupi dalam pertanyaan guna memojokkan Bella.

situs alternatif

“Eh, kalian berdua tidak boleh “nganggurin” Bella gitu donk, kasih Bella “minum” ..!” perintahku untuk Indra dan Beni dengan perintah simbolis. Rupanya Indra dan Beni tahu apa maksudku.

“Oh iya, sori Bella, maaf Boss…..!” jawab Beni sekenanya seraya pura-pura berjalan mengarah ke belakang ,padahal dia berlangsung kearah belakang kursi Bella dan urusan tersebut tidak disadari Bella. Diluar hujan semakin deras!

Dengan gerakan kilat Beni merangkul Bella dari belakang….

“Gini..,” kata Beni dengan memeluk erat Bella. “Kamu pikir deh Bella… umurmu baru 22 dan bodymu sexy, ngga kecewa donk kami nyobain kamu” lanjut Beni semakin erat memeluk Bella yang meronta dan terkejut mendapat perlakuan laksana itu.

“Ah … apa-apaan ini” teriak Bella , sampai-sampai tampaklah wajahnya yang ketakutan.

Hal ini semakin menciptakan kami bertiga jadi horny saja.

Tiba-tiba saja Indra unik kaki Bella.

“Diam…sebentar Bella..!” perintahku sambil mengupayakan melepas kancing blazer yang Bella pakai.
Lalu Bella dengan terburu buru ikut mengupayakan melepas rok yang digunakan Bella dan seraya bicara untuk saya, “Dah boss ditidurin aja dulu di lantai”.

Bella semakin meronta dan jajaki berteriak namun dekapan tangan Beni dan Indra membungkam erat mulut Bella. Dan teriakan lenyap ditelan suara derasnya hujan.

pkv game online

“Sudah anda ngga usah melawan, yang urgen sekarang anda santai aja di lantai dan ikutin permainan kami” timpalku.

“Permainan apa …..?” tanya Bella dengan ketakutan.

Tapi kami senang sekali, lagipula saya menyaksikan Bella laksana ini. Saya jadi tambah horny….
“Ok-ok ..baik..,” kata Bella tiba-tiba, “Kalian seluruh sudah tahu bila aku sering bersangkutan badan dengan mas Antonius….tapi tidak boleh ceritakan kejadian ini… aku inginkan melayani permainan kalian…”, kata Bella menciptakan kami bertiga terkejut mendengarnya.
Tiba-tiba saja Bella langsung mendekati saya dan segera menciumi saya di bibir.. Otomatis saya merespon. Lidah kami saling ‘bergerilya’. Kemudian ciuman Bella berganti ke bibir Beni, hm.. enaknya pikirku. Dan berganti lagi ke bibir Indra. Aku jilati leher Bella, terus dia pun menjilati kuping Indra.

Tanpa sadar Bella mendesah, “Ahh, enak, Mas… terus..!”

“Sekarang aku buka baju kamu….! Tapi tangan anda tetap diam…. boleh pegangan jalantol Beni atau Indra ..!” kataku.

“Aduh dingin dong..! Masa inginkan ML saya yang ditenjangi dulu..!” jawab Bella.

Dengan cepat aku membuka baju Bella dan langsung aku lempar. Dengan sigapnya Indra dan Beni langsung bergerilya di dada Bella. Dinaikkannya BH Bella sampai-sampai mereka berdua dapat menggigit kedua puting Bella.

judi online terpercaya

“Ahh, enak gigitannya….” Bella mendesah pelan.
Samar-samar saya menyaksikan Bella sambil menyimak wajah saya dan dia tersenyum.

Sekarang tangan saya mencoba menggali buah dada Bella guna saya remas-remas.

Beni dan Indra segera mengarah ke bagian bawah tubuh Bella.

“Pokoknya santai saja Bella…!” kata Beni sambil mendongkrak rok yang dikenakan Bella.
“Hmm.., CD model low cut dengan warna hitam nih..!” ujar Indra seraya bergumam menyaksikan CD yang digunakan Bella.

“Kamu tahu saja kesenangan kami..!” kata Indra, “Dan anda seksi banget dengan CD warna ini, buat kita horny….!” kataku. Dan kini Bella telah berjongkok guna dia mulai ber-‘karaoke’.
“Oohh, enak, sedot lagi yang powerful Bella..!” kata saya seraya mendesah.

Kurang lebih 15 menit Bella sudah ber-‘karaoke’ terhadap penis kami bertiga. Kemudian Bella dengan perlahan melepas sendiri semua baju, rok dan pakaian dalamnya.

“Sekarang…sentuh tubuh telanjangku….!” kata Bella memerintah kami bertiga.

judi online terpercaya

Kesempatan ini tidak kami percuma kan. Langsung saja saya rebahkan Bella di lantai dan saya jilati vaginanya, dan Beni pun tidak kalah ganasnya menyedot berakhir kedua putting Bella sementara Indra melumat berakhir bibir Bella. .Samar-samar saya mendengar Bella mulai mendesah.

Kali ini saya gantian ke buah dada Bella, saya menjilati dulu pinggirnya secara bergantian, dari kanan ke kiri. Tetapi saya tidak menyentuh tidak banyak pun puting Bella.

Dan Bella lantas bicara, “Ayo isep… puting saya..!”

“Wah ini saatnya ..!” pikir saya dalam hati.

“Kamu mohon diisep puting kamu..!” jawab saya seraya tersenyum.

Saya lihat Bani dan Indra tersenyum menyaksikan Bella terkapar pasrah.

Tidak lama sesudah saya memainkan buah dada Bella, saya turun lagi ke vaginanya. Tampaklah bulu-bulu vagina Bella yang begitu halus dan dipotong rapih. Dengan sigap saya langsung menghisap vagina Bella.

“Ohh.. enakk..! Terus donk Mas..!” sahut Bella seraya mendesah.
Kalimat tersebut membuat saya tambah semangat, maka saya tambah binal untuk menghisap vaginanya.

“Ahh….aku inginkan keluar,” lirih Bella

game poker terbaik android

Dan tiba-tiba saja cairan vagina Bella terbit diiringin teriakan dari Bella.

“Mas, anda kok hebat ….mainin memekku..?” kata Bella terputus-putus.
Saya melulu tersenyum saja.

“Masukin punya mas…sekarang..!” pinta Bella.

“Nanti dulu, puting anda aku isep lagi..!” jawab saya.

Maka dengan cepat langsung puting yang berwarna coklat muda tersebut saya hisap dengan kencangnya secara bergantian, kiri dan kanan.

“Ahh, enakk mas..! Kencang lagi..!” teriak Bella.

Mendengar suara cewek lagi terangsang begitu menciptakan saya tambah horny, lagipula penisku telah dari tadi menantikan giliran ‘masuk’. Maka langsung saja saya memasukkan penis saya ke vagina Bella.

“Sempit banget memek Bella…!” pikir saya dalam hati.

Setelah tidak banyak bersusah payah, kesudahannya masuk pun penis saya ke vagina Bella

“memek anda enak dan sempit ….” kata saya dengan napas yang mulai tidak teratur.
Dan kalimat saya dijawab dengan senyum oleh Bella yang sedang merem melek.

Begitu masuk, langsung saya goyangkan. Yang ada melulu suara Bella yang terus mendesah dan teriak.

pkv game

“Terus mas… tambah cepet ..!”

Dan sekilas di samping saya terlihat Beni dan Indra dengan penis mereka telah menegang.

“Sabar …tunggu giliran kalian, kini aku beresi dulu memek Bella ini..!” jawab saya seraya sambil menggoyangkan Bella.

Beni dan Indra melulu menganggukan kepala.

Tidak lama lantas Bella mohon ganti posisi, kali ini dia inginkan di atas.

Kami juga berganti posisi.

“Ahh.., enakk.., penis mas terasa banget didalam..!” teriak Bella seraya merem melek.

5 menit lantas Bella teriak, “Ahh.., aku terbit lagi..!” dan dia langsung jatuh ke pelukan saya.

Tetapi saya belum keluar. Akhirnya saya ganti dengan gaya dogy.

Kali ini pulang Bella menjerit, “Terus… mas..!”

Tidak lama lantas saya merasa bila saya telah mau keluar.

“Bella, inginkan keluarin dimana..?” tanya saya.

“Di muka saya saja.” jawabnya cepat.

Kemudian, “Croott.., crott..!” sperma saya saya keluarkan di wajah Bella.

Kemudian Bella dengan cepat mencuci penis saya, bahkan saya hingga ngilu dengan hisapannya. Tidak lama saya juga jatuh lemas di sampingnya. Saya menyaksikan Beni dan Indra meremas penis setiap dan dia pun menyaksikan Bella dengan tatapan hendak mendapat perlakuaan yang sama laksana saya.

Tiba-tiba saja Indra menghirup Bella dengan ganasnya. Secara otomatis Bella membalasnya. Kemudian ciuman Indra mulai turun ke leher Bella dan dada . Bella melulu pasrah diperlakukan laksana itu. Dada Bella diremas-remas oleh Indra dan sapuan lidahnya mulai turun ke wilayah bawah.

situs alternatif

“Hmm.., vag|na kamu akan aku buat basah lagi…..!” kata Indra dengan suara menggoda.
Kemudian tanpa diperintah Indra segera menghirup dan menjilati vag|na Bella dengan lahapnya laksana orang yang kelaparan.

“Ahh.. ahh.. ahh.., enak mas..!” timpal Bella.

Kemudian Beni tidak inginkan kalah, segera Beni raih buah dada Bella dan segera menghisapnya. Beni mulai dari putingnya yang kanan, kemudian berpindah ke yang kiri, Beni pun remas-remas buah dada Bella.

“Yang kencang mas..!” kata Bella lirih.

Kurang lebih 5 menit Beni memainkan dada Bella, lantas Beni turun ke vaginanya. Tampaklah vagina Bella yang ditumbuhi bulu-bulu halus yang rapih tersebut sudah terlihat basah.

“Memek anda sudah basah Bella.., telah ngga tahan yach..?” kata Beni seraya tersenyum.

Bella melulu menangguk saja tanpa menerbitkan suara tidak banyak pun. Kemudian Beni mendekatkan mulutnya ke depan vagina Bella, dan langsung Beni hisap jilati vagina Bella

“Teruss..! Enak…mas!” itulah suara yang tersiar dari mulut Bella .

Setelah 10 menit Beni memainkan vagina Bella, Beni mengerjakan gerakan lebih jauh. Dan dengan segera Beni memasukkan penisnya ke dalam vagina Bella.

“Pelan-pelan….!” kata Bella.

Beni melulu tersenyum dan segera menghirup Bella, dan Bella juga membalasnya dengan sarat semangat.

pkv game online

Bless, semua penis Beni sekarang berada di dalam vagina Bella. Dan tanpa dikomando lagi Beni segera bergerak dibuntuti goyangan pinggul Bella. Bella mendekap Beni begitu eratnya dan Beni menyimak wajah Bella yang sedang merem melek seolah-olah tidak hendak berhenti mendapat kenikmatan.

5 menit lantas Bella hendak berganti posisi.

“Gantian dogy …!” pinta Bella

Beni turuti saja keinginan Bella.

“Bless, bless.., bless..!” tidak banyak terdengar suara penis dan vagina yang sedang berlomba, sebab vagina Bella telah basah dan menurut keterangan dari Beni, Bella tidak lama lagi bakal keluar.

Dan benar saja sangkaan Beni, tiba-tiba saja Bella teriak, “Ah.., ahh.., ahh.., aku keluar..!”
Kemudian Bella langsung jatuh lemas dengan posisi telungkup, sedangkan penis Beni masih tertancap dalam vagina Bella. Beni segera menggerakkan penisnya agar dapat pun segera keluar. Tidak lama Beni terasa hendak keluar.

“Keluarin di mana Bella..?” tanya Beni.

“Di dalam …..!” jawab Bella dengan suara yang terbata-bata.

Lalu, “Crott, crott..!” penis Beni segera menerbitkan semburan spermanya.

“Ahh..!” Beni bersuara dengan keras, “Enak….!” lanjut Beni.

Kemudian Beni langsung rebah di sebelah kanan Bella, sedangkan Indra tersenyum menyimak mereka berdua sebab belum menyantap Bella.

“Wah capek anda Bella..?” tanya Indra.

Bella yang telah lemas melulu dapat tersenyum.

Setelah istirahat sejumlah menit, Bella melanjutkan meladeni permainan Indra.

Tanpa terasa nyaris 3 jam kami merasakan tubuhBella. Setelah berlalu kira-kira separuh jam sebelum jam 4 senja Antonius datang.

Kami melulu tersenyum menyaksikan Anto menghirup pipi Bella dengan sayang

error: #LIGA188 Situs Judi 1 ID Semua Game