Cerita Seks Memek Tante

Cerita Seks Memek Tante

Cerita Seks Memek Tante ❤ INDOBISPAK Situs Cerita Dewasa, Cerita Hot Indonesia. Cerita Sex Ngentot Janda, Cerita Kisah Ngentot Janda, Cerita Sex Hot Ngentot

Cerita Seks Memek Tante ❤ INDOBISPAK Situs Cerita Dewasa, Cerita Hot Indonesia. Cerita Sex Ngentot Janda, Cerita Kisah Ngentot Janda, Cerita Sex Hot Ngentot

Cerita Hot Seks Tante – Suatu hari aku nonton film biru pinjaman dari kawanku. Di lokasi tinggal rupanya laksana biasa melulu aku saja lagi yang adalahpenghuninya. Aku ke kamar kecil sebentar, kemudian memutar film tersebut di VCD komputerku. Karena asyiknya, menyaksikan adegan yang panas aku tidak tahan, aku melucuti satu-satu pakaianku, bermukim CD-ku saja yang bertahan, itupun hanya sebentar, kemudian kupelorotkan sampai ke paha.

Aku merasa penisku menghentak-hentak mohon dikeluarkan. Aku nonton dengan mata separuh membuka, seraya berbaring kuelus-elus penisku yang kian tegak. Gerakan tanganku telah menjadi cepat, ah.. aku nggak tahan lagi, kemudian aku kocok terus dan terus, kugigit selimut untuk menyangga jeritan nikmat yang benar-benar menyelimuti pagi yang estetis itu. Sesaat lantas nafasku mendengus seraya menyemprotkan mani ke dadaku.

SakongkiuSitus Bandar QQ Domino

“Ah.. hmm.. ah..” aku merasa tubuhku ringan, kemudian aku merasa ngantuk dan terlelap.

Tiba-tiba aku merasa pahaku dibelai orang. Aku tersentak kaget. Ah, ternyata tante telah ada di dalam kamarku. Ia memakai Baju Tidur Transparan yang longgar. Kuhirup bau segar parfumnya yang menawan. Aku buru-buru bangkit unik CD yang kupelorotkan, air maniku meleleh ke sprei, nggak kupedulikan. Tante lantas menatap mataku, terlihat bergelora api nafsu yang menggelegak di balik pandangannya itu.
Tangannya meraih tanganku,..

“Wenn, Tante mohon maaf masuk kamarmu tanpa mengetuk, abis tadi Tante lihat pintu kamarmu nggak dikunci. Tante bawa sarapan, tapi, Tante lihat anda lelap kayak gitu,” katanya sambil membelai pahaku kembali.

Aku salah tingkah. Matanya melirik VCD-ku yang ternyata masih memutar “Bokep Janda Sange” itu. Adegan demi adegan diawasinya, seraya tangannya meremas bahuku. Dielusnya tanganku seraya menarikku duduk di kasur. Kurasakan getaran halus lewat jari-jarinya, menyangga gelora nafsunya yang membahana. Aku mulai aktif dan terbakar suasana. Kupeluk ia dari belakang, kemudian kuhembuskan nafasku ke tengkuknya. Ia menggeliat dan menjadi lebih beringas.

Login Alternatif SakongkiuAgen Bandar Domino QQ

“Wenn, beri Tante.. Tante mau..” katanya sarat harap.

Ia lantas menarik CD-ku hingga tuntas, kemudian dengan lembut membelai rambut kemaluanku, penisku yang masih terkulai lemas diremasnya dengan lembut pula. Aku menggelinjang kegelian, namun tangan tante lebih dahulu mengurangi tanganku, seakan isyarat supaya aku menurut.

Aku memejamkan mata. Nafasku bergemuruh, lantas tubuh kami terhempas di kasur. Tante lantas mengulum zakarku, seraya sesekali menghirup penisku. Aku melulu dapat menyangga nafas, sambil merintih penuh nikmat. Kemudian lidahnya dengan binal menjilat penisku yang telah tegak, seraya sesekali mengulum dan menyedotnya sarat gairah.

Kubuka gaunnya yang longgar, lantas BH dan CD-nya. Tante dan aku telah sama-sama bugil. Aku memungut posisi di atas, guna memulainya. Pelan kupeluk badannya, kemudian kubelai rambutnya yang mulai beruban itu. Kucium leher dan kupingnya, ia menggelinjang kegelian. Nampak, bulu lengannya merebak menyangga rasa itu, namun mulutnya melulu mengerang.

Liga188Agen Bola Tangkas

“Ayo Wenn, ayo!” katanya.

Aku tidak peduli. Aku telusuri terus seluruh titik nyerinya. Sampai lantas wajahku sedang di selangkangannya yang mulai berpeluh. Kubelai pubisnya dengan lidahku. Kubuka labia minora-nya dengan lembut, lantas tanganku mengelus perlahan labia minora-nya yang telah mulai basah tersebut berkali-kali.

“Ayo, Wenn, terus..!” katanya menyuruhku menggoyang badanku terus.

Aku menengkurapinya, kemudian dengan sigap kusentakkan pinggulku sampai-sampai penisku menghujam dalam ke vaginanya.

“Aduh, aduh.. Wenn, nikmat sekali,” katanya seraya memelukku.
“Teruskan Wenn! mari sayang, aku sudah nyaris sampai nih,” katanya.

Situs Liga188Bandar Bola Tangkas

Aku masih penasaran, sebab aku belum sampai. Kutarik perlahan penisku yang masih menegang. Kulihat penisku berkilat-kilat sebab lumasan vagina tante. Kubuka selangkangan tante, ia merintih dan menggelinjangkan pantatnya saat vaginanya kuraba lagi. Kurangsang tante supaya aku dapat menjangkau orgasme. Lidahku beraksi, kugapai labia minora-nya kemudian kujilat berakhir bagian itu, bahkan maniku yang meleleh di situ kujilat hingga habis.

Badannya yang mulai menggelinjang tersebut kemudian kutelungkupkan. Kunaiki pantatnya, kemudian kutekankan penisku ke vaginanya. Kemudian terasa sebuah sensasi di penisku, sebab tante memblokir rapat kakinya. Tanganku lantas memeluknya dari belakang, kemudian aku menciumi tengkuknya yang wangi. Tanganku terus memainkan putingnya yang mengeras tersebut sambil kugoyang pinggulku, perlahan mula-mula, dan lantas kemudian kian cepat.

Agen Liga188Situs Bola Tangkas

“Wennael, terus Wenn, Tante nyaris dapat lagi nih,” katanya berbisik.

Aku tidak bisa menyahut. Nafasku memburu, sebab nafsuku mulai memuncak. Kurasakan nikmat menyelimutiku hingga habis, kemudian rasanya tersebut maniku telah menghentak-hentak berkeinginan keluar.

“Tante, Wennael mau terbit nih,” kataku berbisik.
“Crot.. croot.. croot..” terasa maniku memancar deras ke dalam vagina tante, seraya tanganku memeluknya dengan erat.

Aku melulu dapat merintih penuh nikmat surgawi. Aku lemas di atas badan tante, kemudian terlelap sejumlah saat lagi.

Baca Juga : Cerita Tante Ngentot Kontol Besar

Beberapa ketika ia menggeliat. Ia bangkit dan mengenakan pulang pakaiannya. Kurasakan tante mendekap dan menciumku mesra sekali. Disekanya keringatku yang meleleh, kemudian diselimutinya badanku yang masih telanjang. END

Cerita Seks Memek Tante ¦ INDOBISPAK.com

Cerita Seks Memek Tante