Indo Hot XXX

Cerita Sex Ngentot Gembel Semok

Cerita Sex Ngentot Gembel Semok

Cerita Sex Ngentot Gembel Semok, Foto Bugil Tante, Foto Hot Telanjang, Foto Memek Tante, Foto Tante Jilbab, game domino terbaik android, game poker terbaik androidBokep XXX Tante, Hot Foto Tante, Hot Memek Tante, Indo Tante Sexy, judi online terpercaya, Koleksi Foto Tante, Memek Hot Tante, pkv game, pkv game online, Seksi Indo Tante, situs alternatif, Tante Toge Bugil

Nama saya Eswin, usia 32 tahun dan saya berlokasi tinggal dekat kampus suatu PTS di Jogja.
Aku ialah seorang karyawan di suatu Perusahaan yang bergerak di bidang beverage. Posisiku telah lumayan tinggi, yakni sebagai General Manager sampai-sampai aku mendapatkan kemudahan perumahan dan suatu mobil sedan. Aku masih lajang sampai-sampai sehabis kembali kerja hobiku jalan-jalan cari empiris dan refresing.

Cerita ini bermula saat aku kembali kerja selama jam 11 malam, mobilku menabrak seorang anak yang digandeng ibunya sedang menyeberang jalan. Untung saja aku cepat memasuki rem sampai-sampai anak tersebut lukanya tidak parah melulu sedikit saja dibagian pahanya. Ketika aku tawarkan guna ke lokasi tinggal sakit, Ibu tersebut menolak dan katanya lukanya tidak parah.

“Ya udah bu, kini aku antar Ibu pulang, dimana lokasi tinggal Ibu?”
“Nggak usah den, si Mbok nggak usah diantar”.
“Kenapa Mbok, inikan telah malam, nggak apa-apa Mbok aku antar ya?”
Si mbok ini tidak membalas pertanyaanku dan melulu menunduk lesu dan saat dia inginkan menjawab, dari arah ujung trotoar mencul anak kecil sambil membawa bekicot.
“Ini Mbok bekicotnya, biar luka Mbak Tika cepat sembuh”.
Ibu tersebut menerima bekicot dari gadis itu, memecahnya dibagian ujung dan mengoleskannya diluka gadis yang ternyata namanya Tika. Tapi, Setelah berlalu mengoleskan, simbok tersebut mengandeng Tika dan adiknya inginkan pergi. Sebelum melangkah jauh, aku hadang dan berjuang untuk mengantarnya pulang.

pkv game

“Simbok inginkan pulang.., aku antar ya Mbok, kasihan Tika jalannya pincang”.
“Ngaak usah den, simbok..”.
“Kenapa Mbok, nggak sungkan-sungkan, ini kan telah malam, kasihan Tika Mbok..”.
“Simbok ini nggak punya lokasi tinggal den, sombok hanya gelandangan”.
Aku sempat benggong mendengar jawaban simbok ini, kesudahannya aku putuskan guna mengajaknya ke rumahku walaupun melulu untuk malam ini saja. Terus cerah aku kasihan untuk mereka.
“Ya telah Mbok, anda dan kedua anakmu tersebut malam ini boleh istirahat dirumahku”
“Tapi ndoroo..”.
“Sudahlah Mbok, ini pun kan guna menebus kesalahanku sebab menabrak Tika”.

Dari informasi yang aku dapatkan didalam mobil sekitar perjalanan pulangp, simbok ini ternyata ditinggak suaminya ketika berisi adiknya Tika, yang kesudahannya aku ketahui namanya Intan. Simbok ini yang ternyata namanya Inem, usianya selama 42 tahun, dan anaknya si Tika umurnya 14 tahun sementara Intan baru 11 tahun. Tika sempat lulus SD, sementara Intan melulu sempat merasakan bangku SD ruang belajar 4.

Setelah hingga dirumah, Mbok Inem dan kedua anaknya langsung aku suruh mandi dan santap malam. Ternyata simbok, Tika dan Intan tidak membawa baju ganti sampai-sampai setelah mandi baju yang dipakainya ya tetap yang tadi. Padahal baju yang digunakan ketigany telah tidak pantas untuk digunakan lagi. Simbok menggunakan daster yang lusuh dan sobek disana-sini sementara Tika dan Intan sama saja lusuh dan sarat jahitan disana sini. Besok yang kebetulan hari minggu, aku memang memiliki rencana membelikan baju guna mereka bertiga. Aku memang tipe orang yang nggak dapat melihat terdapat orang beda menderita. Kata teme

n-temen sih, aku tergolong orang yang mempunyai jiwa sosial yang tinggi.

“Tika dan pun kamu Intan santap yang tidak sedikit ya.. biar cepet gede..”.
“Inggih Ndoro.., boleh nggak bila Intan habiskan semuanya, sebab Intan telah 2 hari nggak makan”.
“Boleh nduuk.., Intan dan Tika boleh santap sepuasnya disini”.

situs alternatif

Mulai dari sinilah mula dari petualangan seksku. Setelah acara santap malam selesai, ketiganya aku suruh istirahat di kamar belakang. Sekitar jam 1 malam sesudah aku berlalu nonton acara TV yang membosankan, aku mengarah ke kekamar belakang guna meneggok suasana mereka. Ketika aku masuk kekamar mereka, jantungku langsung berdeguk cepat dan keras ketika aku menyaksikan daster Mbok Inem yang terbuka sampai ke pinggang. Ternyata dibalik daster itu, Mbok inemku ini mempunyai paha yang sungguh-sungguh mulus dan dibalik CD nya yang lusuh dan sobek dibagian depannya tampak dengan jelas jembutnya yang tebal dan hitam. Pikiranku langsung melayang dan kontolku yang masih perjaka ini langsung berontak.

Setelah agak tenang, tanganku langsung bergerilnya membelai paha mulus Mbok inemku ini. Setelah puas membelai pahanya, aku mulai menjilati ujung paha dan selesai dipangkal pahanya. Aku sempat inginkan muntah saat mulai menjilati klitorisnya. Di depan tadi kan aku telah bilang bila CD Mbok ku ini sobek dibagian depan.., jadi clitnya tampak dengan jelas. Sedangkan yang buat aku inginkan muntah ialah bau CDnya.

pkv game online

Ya.. barangkali sudah berhari-hari tidak dicuci. Setelah selama 13 menit aku jilati clitnya dan ternyata Mbok inemku ini tidak terdapat reaksi.. ya barangkali terlalu capek shingga tidurnya pulas banget, aku mulai keluarkan kontolku dan mulai aku gesek-gesekkan di clitnya. Aku tidak berani melapas CDnya fobia dia bangun. Ya.. aku melulu berani mengocok kontolku seraya memandangi clit dan pun teteknya. Ternyata Mbok inemku ini tidak menggunakan BH sampai-sampai puting payudaranya sempat menonjol di balik dasternya. Aku tidak berani guna memeras teteknya sebab takut Mbok Inem bakal bangun.

Sedang enak-enaknya aku mengocok kontolku, si Tika bangun dan menyaksikan ke arahku. Tika sempat inginkan teriak dan untung saja aku cepat memblokir mulutnya dan memimta Tika guna diam. Setelah Tika diam, berhubung aku telah tanggung, terus saja aku kocok kontolku. Tika yang masih terduduk lemas sebab ngantuk, tetap saja menyaksikan tangan kiriku yang mengocok kontolku dan tangan kananku mengusap-usap paha mulus ibunya. Sambil mengerjakan aktivitasku, aku pandangi si Tika, gadis kecil yang benar-benar polos, dan aku lihat sesekali Tika menyaksikan mataku terus beralih ke paha ibunya yang sedang aku elus-elus berulangkali. Setelah selama 8 menit berlalu, aku tidak tahan lagi, dan kesudahannya “.. croot.. crrott.. croot..” terdapat 6 kali aku menembakkan pejuhku ke arah clit Mbok inemku ini.

pkv game online

Saat aku keluarkan pejuhku, si Tika memblokir matanya sambil mendekap kedua kakinya. Pada ketika itulah aku tanpa sengaja menyaksikan pangkal pahanya dan ternyata.., tikaku ini tidak menggunakan CD. Saat aku sedang menyaksikan memeknya Tika, dia bilang..
“Ndoro.. mengapa pipis di memeknya simbok”. aku sendiri sempat kaget mendengarnya.
“Nduuk.. tersebut biar ibumu istirahat nyenyak..”.
“Ndoroo.. Tika kedingingan.., Tika inginkan pipis.. namun Tika fobia ke kamar mandi..”.
“Ya.. telah Nduk.. mari aku antar ke kamar mandi”.

Tika lantas aku ajak pipis ke toilet di kamar tidurku. Aku sendiri pun pengen pipis, terus Tika aku suruh jongkok didepanku. Tika lantas mengusung roknya dan.. suur.. tidak sedikit sekali air seni yang terbit dari memeknya. Aku sendiri melulu sedikit sekali kencingku. Setelah acara pipisnya selesai, Tika aku gendong dan aku dudukkan di pinggir ranjangku. Lalu aku peluk dan aku usap lembut rambut panjangnya yang hingga ke pinggang.
“Ndoro.. Tika belum cebok.. nanti memeknya Tika bau lho.. Ndoro..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. biar nanti Ndoro yang bersihin memeknya Tika.. Tika bobok disini ya.. sama ndoromu ini..”.

Kemudian Tika aku angkat dan mulai aku baringkan di ranjang empukku ini. Tangganku mulai aktif mengelus rambutnya, pipinya, bibirnya.. dan pun payudaranya yang cukup montok. Pada ketika tanganku membelai pahanya..
“Ndoro.. mengapa mengusap-usap kaki Tika yang lecet..”.
“Oh iya Nduk.. Ndoro lupa..”.
Tahu sendirilah, aku memang benar-benar telah horny untuk menyantap Tika, gadis kecilku ini. Bayangkan pembaca, disebelahku terdapat gadis 15 tahun yang begitu polos, dan dia diam saja saat tanganku mengelus-elus semua tubuhnya.

judi online terpercaya

Kemudian aku jongkok diantara kakinya dan mulailah aku singkap rok yang digunakan Tika hingga ke pinggang. Sekarang terpampanglah dihadapanku seorang gadis kecil umur 15 tahun denga bibir kemaluan yang masih belum ditumbuhi bulu. Setelah pahanya aku kangkangkan, terpangpanglah segaris bibir memek yang dikanan-kirinya agak mengelembung.., eh maksudku tembem. Dengan jari telunjuk dan Ibu jari aku berjuang untuk menguak isi didalamnya. Dan ternyata.. isinya merah muda, basah sebab ada saldo pipisnya yang tadi tersebut lho dan pun agak mengkilap.

Tangankupun mulai membelai memek keperawanannya, dan sesekali aku pijit, pelintir dan aku tarik-tarik clitorisnya. Ake sendiri heran clitnya tikaku ini ukurannya nggak kalah sama ibunya.
“Aduuh.. Ndoro.. memeknya Tika diapain.. Ndoro..”.
“Tenang Nduk.. nggak apa-apa.. Ndoro inginkan nyembuhin luka anda kok.. Tika diam saja yaa..”.
“Inggiih.. Ndoro..”.
Setelah Tika tenang, akupun mulai menjilati memeknya dan memang terdapat rasa dan bau pipisnya Tika.
“Ndoro.. jangaan.. Tika malu ndoroo.. memek Tika kan bau..”.
Aku bahkan sempat memasukkan jariku ke liang perawannya dan mulai aku kocok-kocok dengan pelan. Tikapun mulai menggelinjang dan mengusung-angkat pantatnya.

Aku juga mulai menyedot memeknya Tika dengan powerful dan aku lihat Tika menggigit bibir bawahnya seraya kepalanya digoyang kekanan kiri.
“Ndoroo.. geli Ndoro.. memeknya Tika diapain sih ndoroo..”.
Akupun tidak peduli dengan suasana Tika yang kakinya menendang-nendang dan tangannya memegang erat seprei ranjangku hingga sobek disana sini. Dan akhirnya..
“Ndoroo.. telah Ndoro.. Tika inginkan pii.. piis dulu Ndoro..”.
Dan tidak lama lantas “Ssuur.. suur.. suur..”
Banyak sekali cairan hangatnya memenuhi mulutku. Aku berjuang sekuat tenaga guna menelan seluruh cairan memeknya yang barangkali baru kesatu kali ini dikeluarkannya.

game domino terbaik android

Setelah kujilati dan kuhisap hingga bersih, akupun tiduran disebelahnya dan kurangkul tikaku ini.
“Ndoro.. maafin Tika ya.. Tika tadi pipis di mulutnya Ndoro.. pipis Tika bau ya Ndoro..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. namun Tika mesti dihukum.. sebab udah pipis dimulut Ndoro..”
“Tika inginkan dihukum apa saja Ndoro.. asalkan Ndoro nggak marahin Tika..”.
“Hukumannya, Tika gantian minum pipisnya Ndoro.. inginkan nggak..”.
“Iya Ndoro..”.

Akhirnya aku keluarkan kontolku yang telah tegang. Begitu kontolku telah aku keluarkan dari CDku, Tika yang masih terlampau polos tersebut menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Aku lihat wajah Tika agak memerah. Setelah aku lepaskan kedua tangannya, aku sodorkan kontolku kedepan wajahnya dan aku suruh Tika guna memegangnya.
“Nduk.. mari dipegang dan dielus-elus..!
“Inggih Ndoro.. namun Tika malu Ndoro.. Tika fobia Ndoro..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. ini nggak nggigit kok.. ini namanya kontol Nduk..”.
Kemudian gadis kecilku ini mulai memegang, mengurut, meremas dan kadang-kadang diurut.
“Nduk.. kontolnya ndoromu ini diemut ya..”.
“Tapi Ndoro.. Tika fobia Ndoro.. Tika jijik Ndoro..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. diemut saja seperti ketika Tika ngemut es krim.. mari nanti Tika Ndoro kasih es krim.. inginkan ya..”.
“Benar Ndoro.. nanti Tika dikasih es krim..”.”Iya Nduk..”.

judi online terpercaya

Tika juga jongkok diantara pahaku dan mulai memasukkan kontolku ke mulutnya yang mungil. Agak sulit sih, bahkan kadang-kadang kontolku tentang giginya.
“Nah gitu nduuk.. diisep ya.. yaa.. ya gituu.. nduuk..”.
Sambil Tika mengoral kontolku, kaos lusuhnya Tika juga aku angkat dan aku lepaskan dari tubuh mungilnya. Aku elus-elus teteknya dan kadang aku remas dengan keras.
“Aku gemes banget sih sama payudaranya yang bentuknya agak meruncing itu”.
Sekitar 12 menit kemudian, aku rasakan kontolku telah berdenyut-denyut. Aku tarik kepala Tika dan aku kocok kontolku dimulut mungilnya.. dan.. aku tekan hingga menyentuh kerongkongannya dan kesudahannya “.. croot.. croot.. croot.. cruut..!”
Cairan pejuhku mayoritas tertelan oleh Tika dan melulu sedikit yang menetes terbit dari mulutnya.

“Ndoroo.. pipisnya tidak sedikit banget.. Tika sampai inginkan muntah..”.
“He.. eh.. nduuk.. namun enak kan.. pipisnya Ndoro..”.
“Inggih Ndoro.. pipis Ndoro kental banget.. Tika hingga nggak dapat telan.. agak amis Ndoro..”.
Aku memang tergolong laki-laki yang suka mengasuh tubuhku. Hampir masing-masing hari aku fitnes. Menuku masing-masing hari: susu eksklusif lelaki, madu, 6 butir telur mentah, dan pun suplemen protein produk Amerika. Jadi ya wajar bila spermaku kental dan agak amis.

Kemudian aku peluk bidadariku kecilku ini dan cocok janjiku dia aku kasih es krim rasa vanilla. Setelah berakhir Tika memakan es krimnya, dia aku telentangkan lagi diranjangku. Terus aku kangkangkan lagi pahanya dan aku mulai lagi menjilati memek tembemnya. terus cerah saja aku penasaran sebelum menjebol selaput daranya.
“Ndoro.. inginkan ngapain lagi.. nanti Tika pipis lagi lho Ndoro..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. pipis lagi aja Nduk.. Tika inginkan lagi khan es krim..”
“Mau Ndoro..”.

pkv game online

Setelah aku siap, pahanya aku kangkangkan lagi lebih lebar, dan aku mulai memasukkan kepala kontolku ke lubang surgawinya. Baru masuk sedikit, tikaku meringgis.
“Ndoro.. memek Tika diapain.. kok sakit..”
Aku sempat tarik ulur kontolku di liang memeknya. Dan sesudah kurasa mantap, aku tekan dengan keras. Aku rasakan ujung kontolku merobek selaput tipis, yang aku yakin itu ialah selaput daranya.
“Ndoorroo.. sakiit..” Langsung aku peluk Tika, kuciumi wajah dan bibir mungilnya.
“Nggak apa-apa Nduk.. nanti enak kok.. Tika tak usah khawatir ya..”.
Setelah kudiamkan sejumlah saat, aku mulai lagi memompa memeknya dan aku lihat masih meringis seraya menggigit bibir bawahnya.

“Oohh.. ahh.. auuhh.. geli Ndoro.. ahh..” itulah yang terbit dari mulutnya Tika.
“Auuhh.. oohh.., Ndoro.., periih.., aahh.. gelii Ndoro.. aahh..,”.
SAmbil aku terus meusuk-nusuk memeknya, aku selalu simaklah wajah imutnya Tika. Sungguh pemandangan yang luar biasa. Wajahnya memerah, bibirnyapun kadang-kadang menggigit bibir bawahnya dan bila aku lihatnya matanya terkadang melulu terlihat putihnya saja.

pkv game online

Kedua kaki Tika pun telah tidak beraturan menendang kesana-kesini dan pun kedua tangannya menarik-narik seprei kasurku sampai terlepas dari kaitannya.
“Auuhh.. oohh.., ndoroo.., aahh.. ooh.. aahh, ndoroo..”.

Aku mulai rasakan terdapat denyutan-denyutan vaginanya di kontolku, pertanda tikaku sebentar lagi orgasme. Kepala Tika juga mulai menengadah ke atas dan kadang-kadang badannya melengkung. Sungguh pemandangan yang sensasional, gadis 15 tahun yang masih begitu polos, tubuhnya mengelinjang dengan desahan-desahan yang sungguh-sungguh erotis. Aku yakin semua pembaca setuju dengan pendapatku, namun tangannya pembaca kok megang-megang “itu” nya sendiri, hayo udah terangsang ya. Aku tahu kok, nggak usah malu-malu, terusin aja sambil menyimak ceritaku ini.

“Oohh.. ahh.. auuhh.. geli ndoroo.. ahh..”
“Ndoroo.. Tika inginkan pipiiss.. ndoroo..”
“Seerr.. suurr.. suurr.., kontolku seperti diguyur air hangat..”.
Aku peluk sebentar tikaku guna memberikan peluang gadis kecilku menyelesaikan orgamesme. Setelah agak reda, aku lumat-lumat bibir mungilnya.
“Maapin Tika ya Ndoro.. Tika pipis dikasurnya Ndoro..”.
“Tika malu Ndoro.. udah gede masih ngompol di kasur..”.
“Nggak apa-apa Nduk.. (lugu sekali gadisku ini).. Ndoro pun mau pipis di kasur kok..”.

pkv game online

Aku sendiri telah nggak tahan. Kakinya aku angkat, kemudian kuletakkan di pundakku. Dengan posisi ini kurasakan kontolku menyentuh dinding rahimnya. Memeknya jadi becek banget, dan aku mulai mempercepat sodokan kontolku.
“Ndooro.. Tika capek.. Tika inginkan bobok.. ndooroo..”.
“Iya nduuk.. Tika bobok saja yaa..”.
“Memeek Tika periih.. ndooroo..”.
Kutekan keras-keras kontolku ke liang kenikmatannya dan kutarik pantatnya dan “croot.. cruut.. croot.. croot.. cruut.. croot..!”. Aku muntahkan pejuhku kedalam rahimnya.

Aku cabut kontolku dari memek tembemnya, tampak lendir putih bercampur dengan darah segar mengalir terbit dari liang kemaluannya.
“Ndoro.., mengapa Ndoro pipis diperutnya Tika.., perut Tika jadi hangat Ndoro..”.
“Iya nduuk.., biar anda nggak kedinginan.., mari sekarang Tika bobok ya.., sini Ndoro kelonin..”.
“Inggih Ndoro.., kini Tika capek.., Tika pengen bobok..”.
Aku simaklah memeknya telah mulai melebar dan agak membelah dikomparasikan sebelum aku perawanin. Aku peluk dia dan aku cium dengan mesra Tika, si gadis kecilku. Aku dan tikapun kesudahannya tertidur dengan pulas. Nikmaat.

Tinggalkan Balasan

error: #LIGA188 Situs Judi 1 ID Semua Game